Pages

Friday, July 1, 2011

Tindakan Pada Pasien Anafilaktik Shock

  1. Segera pasien dibaringkan
  2. Suntikkan adrenalin (1 0/00) sebanyak 0,3 – 0,5 cc secara Intra Muscular (IM) atau Intra Vena (IV).
  3. Tempat tidur di bagian kaki dinaikkan (diganjal) ± 15 cm sehingga didapatkan posisi kaki lebih tinggi dari kepala (posisi Trendelenburg)
  4. Ukur Tekanan Darah, bila tekanan sistolik belum mencapai 90 – 100 mmHg atau frekwensi jantung (heart rate) belum 90 x/menit. Pemberian Adrenalin 0,3 cc dapat diulang selang waktu 7 – 10 menit (maksimal 4 x pemberian).
  5. Hydrocortisone 2 cc atau Dexametason 1 – 2 ampul diberikan secara IM / IV.
  6. Bila perlu, dapat diberikan larutan infuse NaCl 0,9%.
  7. Bila tekanan sistolik sudah mencapai 9 – 100 mmHg, penderita diobservasi disuruh duduk, berdiri, dan jalan.
  8. Apabila kondisi pasien sudah baik, pasien dapat diperbolehkan pulang.

No comments:

Post a Comment